5 Tips Traveling untuk Penderita Maag

Tak bisa dimungkiri kalau pola makan akan berubah ketika traveling. Padatnya itinerary selama berlibur seringkali membuat kita jadi melewatkan waktu makan. Padahal, menunda jam makan bisa berakibat fatal, apalagi bagi yang memiliki riwayat penyakit maag. Jika maag sudah kambuh, ujung-ujungnya aktivitas saat liburan dapat terganggu. Tentunya kamu tak ingin momen liburanmu yang sudah direncanakan jauh-jauh hari harus berantakan gara-gara telat makan. Supaya penderita maag bisa liburan dengan nyaman, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti. Apa saja?

1. Kurangi makanan pemicu maag

Saat traveling, kamu pasti sulit menahan godaan untuk berwisata kuliner. Ragam makanan yang terpampang di depan mata tentu ingin kamu cicipi semua. Meski begitu, cobalah untuk menahan godaan tersebut. Hindari semua makanan yang dapat memicu maag, seperti makanan yang memiliki cita rasa pedas. Selain makanan pedas, makanan berlemak, soda, dan minuman berkafein juga tergolong makanan yang dapat menyebabkan asam lambung naik.

Saat wisata kuliner, kamu juga tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Hal ini dikarenakan lambung akan bekerja keras tiba-tiba. Jika tak ingin masuk rumah sakit saat liburan dan rencana mencari tiket Jakarta Malang murah untuk pulang jadi gagal, sebaiknya makan dalam porsi kecil tapi sering.

2. Perbanyak minum air putih

Bagi sebagian orang, hal ini sering dianggap sepele padahal minum air putih yang cukup dapat membantu menurunkan kadar asam lambung, loh. Tak hanya itu saja, menajaga kebutuhan cairan selama liburan akan membuat tubuh tetap terhidrasi sepanjang waktu. Apalagi kalau cuaca di tempat wisata sedang terik, kamu dianjurkan untuk sering minum air putih bahkan sebelum merasa haus.

3. Makan sebelum beraktivitas

Jika tak ingin maag kambuh saat sedang asyik liburan, sebaiknya atur pola makan kamu sebaik mungkin. Penting untuk makan terlebih dahulu sebelum mulai bepergian ke suatu tempat. Jangan biarkan perut sampai kosong. Walau perut belum terasa lapar, tak ada salahnya untuk mengonsumsi sejumlah makanan agar perut tetap terisi.

Pilihlah makanan yang ringan namun mengenyangkan sehingga kamu tidak akan merasa lapar saat sedang berada di dalam perjalanan. Makanan seperti gandum dan biji-bijian serta makanan yang kaya protein adalah makanan yang dianjurkan bagi penderita asam lambung. 

4. Selalu siapkan obat maag di dalam tas

Tips satu ini tentu tak boleh kamu lewatkan. Meski tak ingin mengalami maag kambuh selama traveling, kamu harus tetap mengantisipasinya dengan selalu menyiapkan obat maag di dalam tas. Obat maag sendiri berfungsi untuk menetralkan kadar asam lambung, terutama saat kamu mulai merasakan gejala maag. Sebaiknya bawa semua obat maag yang sudah dianjurkan oleh dokter. Simpan semua obat-obatan tersebut di dalam satu pouch agar kamu mudah menjangkaunya.

5. Selalu sediakan camilan yang mengenyangkan

Selain menyiapkan obat-oabatan, hal lain yang juga harus selalu ada di dalam tas adalah camilan. Camilan dapat dijadikan solusi ketika merasa lapar di tengah perjalanan dan kamu belum menemukan tempat makan terdekat. Tak perlu membawa semua camilan yang kamu punya. Yang terpenting, bawalah beberapa camilan ringan yang menyehatkan. Snack bar misalnya. Kandungan serat yang cukup tinggi dalam snack bar akan membuat kamu tidak mudah merasa lapar.

Nah, itu dia tips traveling untuk para traveler yang punya riwayat penyakit maag. Jika kamu merasakan gejala maag saat traveling, jangan ragu untuk segera temui dokter.