8 Tips untuk Lebaran yang Lebih Hemat

Belanja Lebaran memang menjadi salah satu di antara hal yang menyenangkan. Apalagi bila kita mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) di bulan ini. Berbagai keperluan Lebaran juga rasanya hendak segera dipenuhi. Tapi hati-hati, tidak boleh sampai lapar mata dan melakukan pembelian barang melebihi budget yang kita miliki ya! Hampir sering kali menjadi kelaziman di masyarakat Indonesia, andai saat-saat menjelang Lebaran ialah waktunya berbelanja. Bahkan, seringkali sebab banyaknya hal-hal yang hendak dibeli, perkiraan belanja guna Lebaran ini menjadi bengkak. Nah, supaya anggaran melakukan pembelian barang Anda ini dapat lebih terkontrol, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan semisal belanja promo lottemart dan hal-hal lainnya seperti di bawah ini:

1. Belanja Jauh Hari Sebelum Ramadan

Dari tahun ke tahun, sebetulnya Anda dapat mengetahui bahwa semakin dekat dengan hari Lebaran, harga-harga barang pun semakin mahal. Karena itu, usahakan kita berbelanja sekian banyak  macam keperluan lebaran semenjak jauh-jauh hari sebelum Ramadan. Dengan teknik ini, kita bukan hanya dapat menghemat perkiraan lebaran, namun juga dapat mendapatkan dagangan yang masih baru dan pun pilihan yang lebih variatif.

2. Buat Kumpulan Prioritas

Salah satu penyebab penyebab membengkaknya perkiraan belanja Ramadan Anda ialah banyaknya melakukan pembelian barang yang tidak terlalu urgen lebih dulu. Akibatnya, tanpa sadar duit Anda semakin menipis tapi keperluan yang lebih penting malah belum terbeli. Jika Anda tergolong orang yang mudah melakukan pembelian sesuatu, atau tergoda dengan barang yang dijual, maka penting untuk Anda guna membuat susunan prioritas perkiraan belanja Ramadan. Biasanya, keperluan pokok sekitar puasa dan Lebaran bakal lebih tinggi dikomparasikan dengan hari-hari biasa. Belum lagi sekian banyak  acara yang biasa diadakan. Seperti munggahan jelang Ramadan, pun buka puasa bersama. Belum lagi penciptaan ketupat Lebaran, kumpul bersama, dan silaturahmi. Berbagai pekerjaan ini pasti saja menghabiskan ongkos yang lumayan. Juga akan lumayan merepotkan andai Anda tak sempat membuat perkiraan hal-hal tersebut.

3. Keinginan atau Kebutuhan?

Yang mesti kita ingat supaya bisa menekan perkiraan belanja Anda ialah apakah duit Anda dipakai untuk sesuatu yang mempunyai sifat kebutuhan dan benar-benar urgen atau sekadar kemauan saja? Tidak jarang, perkiraan belanja Lebaran yang membengkak diakibatkan karena pembelian barang atau sesuatu yang sebetulnya tidak terlampau penting. Karena itu, sebelum memasukkan barang itu ke dalam keranjang belanja, pastikan bahwa yang kita beli ialah benar-benar keperluan Anda dan keluarga. Jika dirasa tidak terlampau penting? Jika dirasa tidak terlampau penting, usahakan kita tunda pembelian barang itu sampai ketika Anda telah membutuhkannya.

4. Buat Budgeting Anggaran guna THR dan Parsel

Di samping membeli sekian banyak  kebutuhan Anda individu dan keluarga, Anda pun perlu menyiapkan perkiraan untuk THR dan parsel. Momen lebaran memang biasanya menjadi momen guna saling berbagi. Jangan hingga Anda melupakan perkiraan satu ini, karena perkiraan satu ini dapat cukup besar juga. Misalnya, andai Anda mempunyai karyawan di rumah, tidak boleh lupa guna menyiapkan dana THR dan parsel guna mereka. Di samping karyawan, perkiraan THR dan parsel guna anggota family besar pun perlu kita siapkan. Buat susunan siapa-siapa saja orang yang butuh Anda berikan THR dan parsel. Kalau perlu, Anda dapat langsung memasukkannya dalam amplop-amplop yang terpisah. Cara ini akan menolong Anda supaya dana itu tidak terpakai secara tidak sengaja.

5. Sederhanakan Menu Makanan

Menu makanan Lebaran pun seringkali jadi sumber pengeluaran melakukan pembelian barang lebaran jadi membengkak. Memang, menjelang Lebaran harga sekian banyak  kebutuhan pokok akan merasakan peningkatan. Namun seringkali, kita pun membeli sejumlah kebutuhan pokok secara berlebihan melebihi jumlah yang dibutuhkan.

6. Sesuaikan Pengeluaran dengan Pemasukan

Perlu dikenang bahwa duit yang Anda keluarkan mesti cocok dengan pemasukan yang kita dapatkan. Jangan hingga pengeluaran Anda guna lebaran malah lebih besar dari pemasukan yang kita dapatkan. Apalagi andai sampai berutang guna memenuhi sekian banyak  keperluan Lebaran. Beban utang itu akan menciptakan masalah baru sebab Anda akan diberi beban dengan pelunasan utang di bulan-bulan sesudah Lebaran. Anda pasti tidak inginkan ‘kan? Karena itu, tidak jarang kali sesuaikan antara pengeluaran dengan pemasukan Anda. Jangan terpengaruh gengsi dan akhirnya justeru memberi barang mahal yang sebetulnya tidak terlampau Anda butuhkan atau dapat Anda dapatkan dengan harga yang lebih murah. Ingatlah bahwa Ramadan ialah bulan di mana Anda berjuang untuk pulang fitrah dan membentuk kelaziman baru dengan menggandakan ibadah. Jangan hingga ibadah Ramadan kita jadi terganggu sebab sibuk menggali barang-barang bagus atau bermerek.

7. Manfaatkan Momen Diskon

Menjelang Lebaran, tidak sedikit toko yang menyelenggarakan diskon besar-besaran. Biasanya, diskon ini tidak sedikit diberikan guna produk baju dan pakaian Lebaran. Anda dapat memanfaatkan momen ini untuk melakukan pembelian barang-barang yang kita butuhkan guna Lebaran. Jika kita dan family terbiasa menggunakan baju baru ketika Lebaran, momen diskon ini dapat Anda manfaatkan untuk mengurangi anggaran. Tapi tidak boleh lupa guna tetap menyangga diri dan mengerjakan pembelian sesuai keperluan Anda. Jangan sebab ada diskon, Anda justeru kalap dan melakukan pembelian lebih tidak sedikit dari yang butuh Anda beli.

8. Jangan Habiskan Uang Belanja Anda

Seberapa tidak sedikit pun pemasukan dan kebutuhan yang kita beli, tidak boleh lupa guna menyisihkan beberapa uang melakukan pembelian barang Anda. Jangan benar-benar menguras uang yang kita miliki guna membeli kebutuhan Lebaran. Ingat, sesudah Lebaran berakhir, hidup kita masih berlanjut. Ada tidak sedikit keperluan harian yang masih butuh Anda penuhi. Jangan lupa pun untuk memenuhi pos dana terpaksa yang kita miliki.

Di samping 8 urusan di atas tersebut, jangan lupa guna Lakukan ini:

  • Membuat susunan barang yang bakal dibeli, tergolong jumlah, estimasi harga, dan susunan nama orang yang bakal dikirimi paket atau bingkisan.
  • Buat susunan barang melakukan pembelian barang Lebaran sebelum kita menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Dengan begitu, saat dana THR masuk, Anda bakal terhindar dari melakukan pembelian barang dengan kalap
  • Berbelanja jauh hari sebelum Lebaran, contohnya di mula bulan puasa. Dahulukan melakukan pembelian barang-barang yang menjadi prioritas, laksana sembako, baju, sarung, peci dan kue kering, sampai-sampai Anda masih bisa membelinya dengan harga normal, sebab harganya belum melonjak.
  • Sisihkan dana THR untuk menunaikan zakat fitrah dan sedekah, THR untuk semua asisten lokasi tinggal tangga, tunjangan guna orang-orang terdekat –orangtua, mertua, dan keponakan– ongkos perjalanan mudik.

Terapkan Tips di Atas, dan Nikmati Lebaran Tanpa Utang! Itulah sejumlah tips melakukan pembelian barang Lebaran yang dapat Anda terapkan supaya anggaran Lebaran tidak membengkak bahkan defisit. Jangan lupa guna mengutamakan keperluan pokok kita dalam berbelanja, dan pun untuk tidak jarang kali bersikap arif dalam memakai uang melakukan pembelian barang Anda. Jika menurut keterangan dari Anda tulisan ini menarik, Anda dapat membagikan tulisan ini untuk teman dan kerabat Anda supaya mereka dapat lebih arif melakukan pengeluaran. Demikianlah penjelasan tentang anggaran, kebutuhan dan tips-tips hemat berlebaran. Semoga nantinya Anda bisa mengelola keuangan Anda dengan arif supaya tidak menyesal pasca lebaran.